Manfaat Shalat Hajat Sebagai Shalat Permintaan

Viralkan.id – Manfaat Shalat Hajat Sebagai Shalat Permintaan. Apabila dilihat dari hukumnya, shalat dibagi menjadi dua, yaitu shalat wajib dan shalat Sunnah. Shalat yang wajib adalah shalat yang dikerjakan lima kali dalam sehari: Subuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya’. Sementarashalat sunnah itu sangat banyak sekali macamnya, seperti shalat sunnah Rawatib, Tahajud , Dhuha, Witir, dll.

Setiap shalat sunnah ini memiliki keistimewaan dan manfaat yang berbeda-beda. Dan kali ini saya tidak akan menjelaskan tentang seluruh manfaat dan keistimewaan shalat tersebut, melainkan kita hanya akan membahas apa saja manfaat dan rahasia dari shalat hajat.

Pengertian Shalat Hajat

Shalat hajat ada shalat sunnah yang dilakukan ketika kita memiliki hajat atau permintaan kepada Allah, seperti memohon kesembuhan dari suatu penyakit yang telah lama diderita. Namun, apakah hanya dengan melakukan shalat hajat, doa-doa kita bisa langsung diijabah oleh Allah?

Tentu, mengenai dikabulkan atau tidaknya suatu doa, hanya Allah lah yang mengetahuinya. Akan tetapi, sebagai hamba, sudah sepatutnya kita berprasangka baik dan berkeyakinan penuh bahwa Allah Ta’ala akan mengabulkan permintaan kita, walaupun tidak pada saat itu juga.

Sebagai mahluk yang lemah, sudah sepatutnya bagi kita untuk memperbanyak meminta dan berdoa kepada Allah semata dalam segala keadaan, baik dalam keadaan sehat maupun dalam keadaan sakit. Allah berfirman: 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ 

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”(QS. Al-Baqarah: 153)

Di dalam ayat-Nya ini, Allah telah memerintahkan kita sebagai umatnya untuk senantiasa menjadikan shalat sebagai sarana untuk mengadu kepada-Nya dalam setiap keadaan.

Maka dari itu, shalat hajat menjadi salah satu cara kita sebagai hamba yang mempunyai permintaan besar untuk memintanya langsung kepada Allah.

Mengenai Jumlah Rakaat dan Kapan Waktu Shalat Hajat

Shalat pada dasarnya sama seperti shalat-shalat sunnah lainnya, yakni dua rakaat tanpa ada bacaan-bacaan khusus dalam shalat. Shalat ini mirip-mirip dengan shalat istikharah, hanya niat dan doalah yang membedakan keduanya.

Mengenai kapan waktu yang tepat melakukan shalat hajat, tidak ada waktu khusus mengenainya, Namun akan lebih baik jika melaksanakan shalat hajat di waktu yang mustajab, seperti di sepertiga malam terakhir, di mana Allah turun ke langit dunia pada masa itu.

Doa Shalat Hajat

Ada beberapa doa yang bisa dibaca dan diamalkan ketika selesai melaksanakan shalat hajat

Doayang pertama:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِمُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ.يَا مُحَمَّدُ، إِنِّي قَدْ تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ لِتُقْضَى.اللَّهُمَّ فَشَفِّعْهُ فِيَّ

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dan menghadap kepada-Mu dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku menghadap kepada Rabbku denganmu dalam kebutuhanku ini agar ditunaikan. Ya Allah, terimalah syafa’atnya untukku.”

Doayangkedua:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، لاَ تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَا، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Tidak ada sesembahan yang benar melainkan Allah yang Maha Penyantun dan MahaMulia, MahaSuci Allah RabbpemilikArsy yang agung, segala puji millik AllahTuhan semestaalam, aku memohon kepada-Mudarihal-hal yang menyebabkan datangnya rahmat-Mu, dan yang menyebabkan ampunan-Mu serta keuntungan darisetiap kebaikan dan keselamatan dari segala dosa. Janganlah Engkau tinggalkan pada diriku dosa kecuali Engkau ampuni, kegundahan melainkan Engkau berikan jalan keluarnya, tidak pula suatu kebutuhan yang Engkau ridhai melainkan Engkau penuhi, wahai Yang Maha Penyayang di antara penyayang.

loading...