Manfaat Musyawarah Dalam Islam dan Bernegara

Viralkan.id – Manfaat Musyawarah Dalam Islam dan Bernegara. Islam adalah agama yang paling sempurna,karena semua aturan dalam kehidupanmanusia telah diatur dengan sebaik dan sesempurna mungkin.

Dalam pandangan Islam segala sesuatu itu harus ditentukan dengan berjamaah, karena dalam berjamaah itu terdapat banyak sekali keuntungan dan keistimewaan didalamnya. Dalam sebuah hadist Rasulullah bersabda:

صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلاَةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

Shalat jamaah lebih baik 27 derajat dibanding shalat sendirian.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pahala berjamaah itu lebih baik dari pada sendiri, ini berlaku dalam dalam banyak keadaan. Itu karena berjamaah akan lebih meringankan perkara yang besar dan memudahkan perkara yang sulit.

ManfaatBerjamaah dalamKehidupanSehari-hari

Ada beberapa manfaat berjamaah dalam kehidupan sehari-sehari yang bisa menjadi motivasi kita untuk senantiasa bersama dengan jamaah

1. Mengasah Kemampuan dalam Berbicara

Kita pasti pernah bertemu dengan orang yang malu dan gugup ketika berbicara di depan umum. Rasa tidak percaya diri itu tidak hanya dialami oleh satu-dua orang saja, namun ada banyak orang lain yang mengalaminya.

Kegugupan ketika berbicara di depan umum sebenarnya bukanlah sebuah penyakit yang berbahaya. Namun ini hanyalah sebuah penyakit yang datang ketika dalam keadaan yang tidak biasa berada di depan umum dan membuat orang gugup jika belum pernah melakukannya.

Ketidakpercayadirian ini bisa dihilangkan dengan latihan, membiasakan diri untuk berbicara di depan umum, dengan musyawarah kita diajarkan untuk berani memberikan memberikan pendapat di depan umum.

2. Adil dan merata

Indonesia merupakan negara yang demokrasi dan semua hal untuk menyelesaikan masalah di lakukan dengan musyawarah. Dengan musyawarah kita akan mendapatkan sebuah solusi dari masalah dengan adil dan merata.

Di dalam musyawarahitu juga kita akan belajar bagaimana cara untuk menerima kepususan orang lain dengan hati yang lapang, jika memang keputusan itu membuat yang terbaik.

3. Pemersatuumat

Rakyat Indonesia banyak berpecah belah karena kurangnya komunikasi dan musyawarah yang dilakukan merata. Pengambilan keputusan biasanya diperuntukkan untuk sebagian kaum saja.

Hal ini akan menyebabkan banyak pihak yang melawan dan tidak setuju dengan segala keputusan yang telah diberikan. Untuk mengatasinya, bisa dengan komunikasi yang baik dengan rakyat dan hasilnya dimusyawarahkan kepada orang lain untuk menentukan bagaimana keputusan terbaiknya.

4. Menghindari kecurigaan

Setiap kegiatan yang dilakukan sendirian akan menimbulkan sebuah kecurigaan untuk orang lain. Maka dari itu,jika ada yang menimbulkan seorang yang mengambil keputusan tanpa bermusyawarah dengan orang lain akan jelas menimbulkan sebuah kecurigaan.

Jadi hikmah dan manfaat dari musyawarah itu begitu besar dan sangat dianjurkan kepada kita untuk selalu mengutamakan musyawarah dalam setiap kegiatan.

Terkait musyawarah, ada dua ayat dari Al-Qur’an yang membicarakan mengenai hal ini.

Ayat pertama: Tentang betapa pentingnya musyawarah bagi kepala pemerintahan suatu daerah

وَشَاوِرْهُمْ فِى ٱلْأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ

… Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu, kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakal kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepadaNya” (QS.Ali-Imran: 159)

Ayat kedua: Mensifati kondisi kaum muslimin secara umum yang senantiasa bermusyawarah

وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَى بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ

Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.(QS. Asy-Syuura: 38)

Musyawarah adalah salah satu ajaran agama Islam yang hendaknya dijalankan oleh setiap muslim. Kaum muslimin hendaknya senantiasa memutuskan setiap masalah dengan bermusyawarah serta bersepakat dalam suatu permasalahan. Hal itu karena jujurnya rasa persaudaraan mereka dan saling cinta di antara mereka yang dilandaskan karena Allah.

Wallahu a’lam bishawab