Kisah Haru Reno, Si Bocah Yang Mengurus Kedua Orangtuanya Yang Depresi

Viralkan.id – Kisah Haru Reno, Si Bocah Yang Mengurus Kedua Orangtuanya Yang Depresi. Sungguh mengharukan kisah si Reno Anwar (8), seorang bocah yang belum pernah sama sekalipun mengenyam indahnya belajar di bangku sekolah dari sejak ia lahir. Begitulah penuturan Babinkamtibmas Kota Gajah Timur, Brigadir Polisi Andri Puji Hartanto, manakala mengetahui kehidupan keras dari si Reno.

Reno tinggal di Kota Gajah, Lampung Tengah, Lampung tepatnya di Dusun Gajah Timur 4, Kota Gajah Timur. Ayahnya Mimin Sudarto (50) dan Ibunya Jiyah (50), keduanya mengalami depresi atau gangguan kejiwaan sejak beberapa tahun lalu.

Reno tinggal di rumah yang berukuran 4 x 5 meter persegi dengan kedua orangtuanya. Di rumah mungil yang berlantaikan tanah dan berdindingkan papan tersebut, dia setiap hari mengurus segala keperluan kedua orangtuanya. Reno mempunyai beberapa saudara, akan tetapi mereka tidak diketahui dimana keberadaannya. Beberapa informasi mengatakan bahwa salah satu atau dua saudaranya ikut orang di daerah Jawa, akan tetapi saudaranya yang lain tidak di ketahui rimbanya.

Informasi yang diperoleh rilis.id, Jumat (6/4/2018) menyebutkan bahwa menurut Andri, Reno sebenarnya ingin bisa sekolah sebagaimana anak-anak sebayanya, akan tetapi terbentur oeh restu orangtua, dimana Ibunya beralasan bahwa rumahnya masih sangat memprihatinkan.

“Reno sangat ingin sekolah. Hal itu, sudah saya tanyakan langsung ke dia. Dan dia bilang, gelem (mau),” imbuhnya.

Dikarenakan sama sekali belum pernah mengenyam dan belajar di sekolah maka Reno akhirnya banyak tertinggal dibandingkan dengan anak-anak seusianya seperti contoh dia tidak bisa untuk membaca dan menulis.

Hal yang membuat Ibu Jiyah, Ibunya Reno depresi adalah merasa keluarganya adalah yang paling miskin di lingkungannya. Kemudian karena Pak Mimin sudah menganggur cukup lama dan karena memikirkan istrinya yang sudah terlebih dahulu depresi pada akhirnya Pak Mimin juga ikut depresi seperti istrinya.

Malangnya lagi pemerintah setempat saat itu luput dari memperhatikan kondisi keluarga mereka. Kalau ada bantuan paling hanya dari warga sekitar hanya sekedar rasa prihatin dengan keadaan kondisi keluarga Reno dengan bantuan seperti beras, pakaian, sayur-mayur serta kebutuhan-kebutuhan yang pokok lainnya.

Semoga setelah di sorot beberapa media diFokus Sore Indosiar, Rabu (11/4/2018), dan juga di TV One Kamis pagi (12/4/2018) akan dapat mengubah keadaan kondisi keluarga mereka menjadi lebih baik lagi. Pak RT setempat mengatakan bahwa akan diusahakan bantuan dari berbagai pihak dengan akan dilakukannya bedah rumah bagi tempat tinggal Reno dan Reno akan di usahakan untuk bisa sekolah dan juga kedua orangtuanya akan diberikan rehabilitasi agar kesehatannya semakin membaik. Semoga saja bisa terwujud… Aamiin.

Sumber : Rilis.id

loading...